Sabtu, 03 Mei 2014

Lelah


Aku hari ini begitu lelah...
nilai statistik ku ancur kali....
udahlah... mungkin dah jalan nya juga,,,,

Jumat, 13 April 2012

Curahan Hati

Telah ku coba tuk berbenah diri... namun setiap kali ku mencoba tiap itu pula aku terjatuh.... entah apa yang terjadi pada diri ku ini lagi... aku bingung harus bagaimana.. apakah ini suratan aku.. atau malah aku yang masih kurang usaha... apakah ini karna dosa yang ku punya dah terlalu banyak.. sehingga kebahagiaan seakan-akan jauh dari ku...
huft.... Ya Allah... Tunjukan lah hamba ku ini jalan untuk berbenah diri... aku tak ingin lagi hidup kek gini... aku bosan kek gini... aku tak sanggup lagi rasa nya menjalani ini semua... aku GALAAAAAUUUUUUU

Kamis, 01 Maret 2012

Cara Mudah Mengajarkan Anak Disiplin


Tidak harus dengan memberikan hukuman fisik untuk melatih kedisiplinan anak. Ini caranya.


 Berdasarkan penelitian, memukul bukanlah cara yang tepat untuk mengajarkan kedisiplinan pada anak. Menurut Canadian Medical Association Journal, mengajarkan disiplin dengan cara memberikan hukuman fisik, seperti memukul, dapat menyebabkan trauma mendalam pada anak.
Tak hanya itu, anak pun akan tumbuh menjadi sosok yang negatif dan agresif sama seperti yang telah dicontohkan oleh kedua orang tuanya. Lalu, bagaimana seharusnya orang tua mendisiplinkan anak-anak mereka?
Penelitian menunjukkan cara asuh yang benar adalah dengan melakukan pendekatan positif, yakni dengan menetapkan batas-batas diskusi, mencoba bernegosiasi, dan memberikan pemahaman.
Selain itu, orang tua juga harus konsisten denagn aturan- aturan yang telah dibuat dan disepakati bersama. Untuk mengajarkan disiplin, Anda dapat memulai dengan melibatkan anak pada kegiatan rumah tangga. Ini dinilai paling efektif.
- Lakukan pekerjaan rumah bersama, dimulai dengan tugas yang ringan. Jangan lupa untuk memberikan pengarahan dan konsekuensi pada setiap pekerjaan rumah yang dilakukan. Dengan cara ini, anak tidak hanya mengerti, tapi  aturan ini akan terus membekas pada kehidupan selanjutnya.
- Tugas Anda adalah memantau secara konsisten. Hukuman harus tetap diberlakukan jika aturan tersebut dilanggar. Berikan juga penjelasan mengapa Anda harus menghukumnya.
- Mendefinisikan aturan juga hal yang penting. Contohnya, Anda ingin anak Anda membersihkan kamar mereka, Anda harus secara jelas menjelaskan apa itu arti bersih dan apa akibat jika mereka tidak menjaga kebersihan. Mungkin tampak sepele, tapi anak- anak membutuhkan alasan dan penjelasan detil pada setiap tugas harus dikerjakan.
- Untuk membentuk anak menjadi pribadi yang disiplin, orang tua harus bersatu dan menjalin kesepakatan dengan anak. Seperti, membahas masalah dan memutuskan aturan bersama sebelum menyampaikannya agar anak tidak bingung dengan aturan yang dibuat. Biasanya jika anak tidak mendapatkan kelonggaran dari sang ayah, ia akan beralih pada ibunya untuk mendapatkan dispensasi.
- Berikan contoh yang baik di depan anak. Bagaimana pun juga figur orang tua adalah contoh terdekat, mereka pun akan meniru perilaku Anda. Jadi, jangan ragu untuk membuat aturan-aturan tegas di rumah.
Tak hanya membangun sosok yang disiplin, kebahagiaan dan sikap positif anak pun akan terjamin.
sumber
-   VIVA